Sejarah & Perjalanan Rasa
Jenang Dodol Borobudur
Merawat keautentikan resep legendaris sejak 1969. Kisah dedikasi tiga generasi dalam menjaga kehalusan cita rasa dan tradisi kuliner Nusantara dari Magelang.
Perjalanan Sejarah 1969 - Sekarang
Sastrodiharjo
Berawal dari menjualkan produk jenang milik saudara. Dengan ketelitian dan kerja keras, Sastrodiharjo berhasil meracik resep mandiri hingga mampu memproduksi sendiri.
Marsudi
Meneruskan usaha dengan menjaga kualitas bahan baku dan keaslian cita rasa. Nama Jenang Dodol Borobudur makin dikenal erat oleh masyarakat dan wisatawan khas Magelang.
Sudaryani
Melanjutkan keberlangsungannya hingga saat ini. Mengadopsi teknologi dan peralatan modern untuk efisiensi produksi tanpa mengubah rasa autentik tradisional.
Dapur Tradisional Ngasem, Magelang
Seluruh proses pembuatan Jenang Dodol Borobudur dipusatkan di Ngasem, Gulon, Salam, Magelang, Jawa Tengah. Walaupun telah didukung mesin modern untuk kapasitas dan kebersihan, pemilihan bahan baku seperti gula merah murni, tepung ketan super, dan santan segar tetap dijaga tanpa kompromi.
Ciri Khas Rasa
Tekstur legit, gurih santan murni, manis alami tanpa pengawet buatan.
Karakter Produk Unggulan
Jenang / Dodol
Dibuat dari olahan tepung ketan, gula merah pilihan, dan santan murni dengan tekstur kenyal dan manis legit yang pas.
Krasikan
Olahan tepung ketan, gula merah, dan santan dengan sensasi tekstur khas berpasir yang gurih renyah di mulut.
Madumongso
Perpaduan fermentasi tape ketan putih & ketan hitam, gula pasir, serta kelapa yang menghasilkan rasa manis-asam segar.
Paket Seserahan
Rangkaian kudapan hajatan & nikahan tradisional berisi kombinasi wajik, jadah, jenang, krasikan, dan madumongso.
Toko Oleh-Oleh Resmi
Produk Jenang Dodol Borobudur dapat ditemukan di berbagai pusat toko oleh-oleh terkemuka wilayah Yogyakarta & Magelang.